Rabu, 08 April 2015
Selasa, 17 Maret 2015
BERPRASANGKA BAIK YUUUKK..
Sungguh indah hidup ini jika saja kita selalu berprasangka baik
atau yang sering kita sebut dengan berpikir positif terhadap kehidupan
ini,yaitu berprasangka baik kepada Tuhan,diri sendiri dan orang lain.tentunya
kita pasti akan lebih sering berbahagia daripada bersedih hati sebab hal-hal
yang kita alami dan lakukan semuanya adalah berawal dari apa-apa yang kita
pikirkan,jika kita ingin damai maka pikirkanlah hal-hal yang mendamaikan,jika
kita ingin merasa bahagia maka pikirkanlah hal-hal yang membahagiakan dan
apapun yang ingin kita alami dan rasakan maka kita harus pertama kali
memikirkannya.apa yang kita pikirkan akan menentukan perkataan,perkataan kita
akan menentukan perbuatan/tindakan,perbuatan akan menentukan kebiasaan,dan
kebiasaan menentukan bagaimana karakter kita,dan sudah jelas karakter juga
ditentukan oleh dari apa yang kita pikirkan jadi marilah kita mengisi
pikiran-pikiran kita dengan sesuatu yang baik-baik atau positif saja,agar kita
bisa membentuk karakter yang baik juga..insyaaallah..
Kita akan membahas tiga macam prasangka baik tadi,yaitu
berprasangka baik kepada tuhan,diri sendiri dan orang lain.
1.Berprasangka baik kepada tuhan
Ketika kita
sedang mengalami masalah yang sulit,orang yang berpikiran negatif cendrung berpikiran
bahwa tuhan tidak perduli lagi dengan dia dan tuhan memberikan dia masalah
untuk menyiksa dirinya serta orang tersebut pesimis menghadapi hal tersebut
menganggap tidak ada jalan keluar baginya.beda halnya denga orang yang
berpikiran positif atau berprasangka baik disaat sedang menghadapi suatu
masalah yang sulit,mereka tetap bisa tersenyum karena mereka tahu tuhan
mengizinkan mereka menghadapi masalah tersebut karena mereka mampu
menyelesaikan masalah yang mereka hadapi,bukankah tuhan tidak menguji hambaNya
diluar batas kemampuannya.justru orang yang berprasangka positif berpikir tuhan
memberikan masalah itu karena tuhan ingin memberikan hadiah atau sesuatu yang
lebih baik bagi kehidupan mereka,bukankakh tuhan pernah mengatakan sesudah
kesulitan akan ada kemudahan dan satu lagi bahwa Tuhan itu sebagaimana
prasangka hambanya.jadi marilah kita hanya memasukkan pikiran yang baik atau
selalu berprasangka baik kepada tuhan dalam keadaan apapun.
2.Berprasangka baik kepada diri sendiri
Sebagian
dari kita sering merasa minder disaat melihat apa yang kita miliki atau
dapatkan tidak sebaik seperti apa yang orang lain miliki.merasa marah kepada
diri sendiri karena tidak sebaik atau seberuntung orang lain yang lebih baik
dari kita,jangan dimarahi terus diri anda itu kasihan.kita tidak harus lebih
baik dari semua orang kita itu hanya harus lebih baik dari diri kita sendiri
dan selalu memperbaiki diri.disaat orang melakukan suatu pekerjaan dengan
sangat baik namun kita melakukan kesalahan dalam pekerjaan itu padahal sudah
berupaya sebaik mungkin,jangan marahi diri kita,maafkan diri dan tersnyumlah
lalu katakan aku pasti bisa melakukannya dengan lebih baik lagi,sama halnya
ketika kita merasa nasib kita tidak seberuntung orang lain yang kita lihat,wajar
saja jika kita merasa minder tapi jangan sampai membuat kita merasa
sedih,kecewa dan meratap namun sebaliknya kita harus selalu berpikir positif
terhadap diri kita,disaat minder katakana pada hati kita aku memang tidak
memiliki apa yang dia miliki tapi aku bisa berbahagia karena setiap kita
memiliki kesempatan yang sama untuk berbahagia yang diawali dengan bersukur
kepada Tuhan dan menerima diri kita apa adanya,karena kita begitu berharga.
3.Berprasangka baik kepada orang lain
Ketika kita
berpikiran buruk mengenai seseorang sering terjadi sesuatu kondisi yg membuat
memperkuatkan pemikiran kita mengenai orang itu benar-benar begitu,dan kita baru
menyadari bahwa apa yang kita pikirkan mengenai keburukan orang itu sebenarnya
tidak benar.sering orang-orang mengatakan kalau kita berpikir baik terus
mengenai orang lain kalau kita tertipu bagaimana,?memang kita perlu waspada
terhadap seseorang yang baru kita kenal tapi bukan berarti kita boleh
berprasangka buruk mengenai orang itu,jika kita menemui seseorang berada dalam
sebuah kesalahan,bukan berarti kita boleh memvonis orang tersebut bersifat
buruk seperti itu,bisa jadi dia tidak menyadari kesalahannya ataupun melakukan kesalahan karena factor lain yang diapun
sebenarnya tidak ingin melakukan perbuatan yang salah itu.seharusnya kita
sebagai saudara seiman atau sesama manusia mendo’akannya supaya kebaikan
menimpa dirinya bila dia tidak sadar akan kesalahannya semoga dia disadarkan
oleh Allah yang maha kuasa.apalagi orang tersebut orang yg telah lama kita
kenal bahwa orang itu baik.berprasangka buruk terhadap orang lain juga bisa
memecahkan persaudaraan atau memutuskan tali sillaturrahim dan sebaliknya jika
kita sebagai manusia saling berprasangka baik insyaallah sillaturrahim akan
terjalin dengan erat dan indah.
Selasa, 10 Maret 2015
Bagaimana masa depanmu?
Akan menjadi apa kita dimasa depan? Tidak ada seorangpun yang tau akan menjadi apa dia dimasa depan.karena pertanyaan itu akan selalu ada sampai hidup kita berakhir,masa depan adalah masa kini yang belum terjadi dan juga akan menjadi masa lalu disaat telah terjadi.katakan saja masa depan yang kita maksud itu adalah sepuluh tahun kedepan,dan setelah sepuluh tahun kemudian pertanyaan tentang masa depan itu juga masih ada dan begiu seterusnya hingga kehiduan kita berakhir.
Masa depan seperti apa yang ingin kita capai?itu hanya kita sendiri yang tau,kita ingin menjadi apa disuatu waktu nanti dan adakah jaminan kita akan berhasil mencapai keinginan kita tersebut..tentu tidak akan ada jaminan seseorang akan berhasil mencapai keinginannya.sebagian dari kita berpikir kita tidak bisa menjadi orang yang berhasil karena kita tidak mampu atau tidak memiliki seperti apa yang orang lain miliki.padahal sebenarnya semua orang bisa mencapai keberhasilannya seperti apa yang dikatakan oleh salah seorang motivator ternama di Indonesia yaitu Andrie wongso dengan kata-katanya yg paling dikenal”success is my right” dimana kata-kata tersebut memiliki kepanjangan sukses bukan milik orang-orang tertentu,sukses milik saya,milik anda dan milik siapa saja yang benar-benar menginginkan,menyadari dan memperjuangkan dengan sepenuh hati.
Tidak ada jaminan tentang masa depan,tidak ada jaminan keberhasilan,semua yang ada dimasa depan tidak ada yang pasti namun kita sebagai manusia diberikan Tuhan kesempatan untuk membangun seperti apa masa depan yang kita inginkan.kita akan menghadapi masalah demi masalah dalam kehidupan kita, namun tak seharusnya masalah itu mengkerdilkan kehidupan kita dan membuat kita menyerah,namun sebenarnya masalah-masalah itulah yang membuat perjalanan hidup kita terasa indah setelah semuanya terlewati jika saja kita tetap bertahan dan terus berjalan meski masalah,halangan dan rintangan berada dijalan kita.
Siapapun diri kita dimanapun kita berada dan bagaimanapun kondisi kehidupan kita,semuanya bisa dirubah dengan mulai berani untuk bermimpi karena itu adalah tujuan atau arah kita melangkah,dengan memimpikan sesuatu yang indah,kemudian menyadari dengan kesadaran penuh serta meyakinkan diri bahwa itu bisa dicapai,kemudian memperjuangkannya dengan cara berupaya melakukan sesuatu yg baik untuk mencapainya,takkan menyerah meski kegagalan menerpa,dan terus berjuang hingga titik akhir yang dimana setiap perjuangan itu selalu diawali dengan do’a atau memohon bantuan kepada Tuhan dan memohon petunjuknya.
Bagi tuhan tak ada yang tidak mungkin..hal-hal yang kita anggap besar adalah hal yang sangat kecil sekali baginya.semoga kita semua segera tuhan mampukan untuk mencapai impian demi impian didalam kehidupan kita dan semoga Tuhan selalu mencurahkan rahmat dan ridhaNya kepada kita..
Aamiin ya Rabbal A’lamiin..
Selasa, 03 Maret 2015
bagaimana kita menyikapi keinginan ?
Keinginan merupakan salah satu kodrat manusia sebagai
ciptaan Tuhan,tidak ada satupun manusia yang tidak memiliki keinginan apapun
didalam hidupnya.keinginan manusia sangatlah banyak dan tidak terhingga banyaknya,tidak
pernah habis serta terus selalu bertambah sesuai perkembangan zaman.jika sudah
terpenuhi satu keinginan akan timbul keinginan lainnya yg lebih besar dan lebih
baik menurut orang yg meninginkannya itu.Pertanyaannya apakah ada yang salah dengan
keinginan?jawabannya tentu tidak ada,tidak ada yg salah dengan keinginan jika
keinginan itu tidak merugikan pihak lain.bahkan keinginan itu wajib selalu
dimiliki oleh setiap bahkan keinginan itu harus besar sekali dan lebih baik
tentunya,bukankah sebaik-baik manusia adalah yang menjadikan hari ini lebih
baik dari hari kemarin.bisakah kita membayangkan jika dari dulu tidak ada yang
menginginkan sesuatu yang besar bahkan keinginan dianggap tidak masuk akal pada
zamannya,tentu tidak akan ada sarana-sarana seperti apa yg kita nikmati pada zaman modern ini seperti
pesawat,computer,mesin-mesin teknologi,alat-alat dan media komunikasi dan lain
sebagainya.
Kita sebagai manusia sejak kita masih anak-anak sampai tua memiliki tak terhingga banyaknya keinginan dalam hidup kita,dan keinginan yg selalu berubah-ubah sesuai dengan kondisi kehidupan kita masing-masing.namun dibalik banyaknya keinginan itu terdapat banyak kejadian-kejadian yg miris terjadi karena tidak tercapainya salah satu keinginan manusia,disinilah sering terletak masalah yang banyak dialami oleh manusia.Kita memang harus memilki keinginan atau impian yang besar-besar,bahkan ada seorang motivator sekaligus pengusaha dan penulis buku menyatakan bahwa ‘’kalau impian kita besar berarti kita percaya kalau Allah Maha besar,dan kalau impian kita remeh-temeh saja berarti kita meremehkan kemampuan Allah”,jadi sebagai hamba tuhan yang beriman kita juga harus memilki keinginan yg besar-besar namun dalam konteks kebaikan tentunya misalnya kita ingin menjadi orang yg kaya raya agar kita bisa membantu orang banyak,menyantuni fakir miskin dan anak yatim,membiayai majelis ilmu dan hal-hal bermanfaat lainnya.
Ketika satu keinginan kita belum
tercapai atau sesuatu terjadi tidak seperti apa yang kita inginkan,sebagian dari
kita sering mudah menyerah,putus asa dan bahkan menganggap bahwa tuhan tidak
adil.padahal Allah sangat menyayangi hamba-hambanya dan tidak ingin kita merasa
menderita melainkan ada rencanaNya yg lebih indah untuk kita,bukankah “
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” yang itu berarti ketika kita
mengalami kesulitan tuhan sudah mempersiapkan kemudahan yang ada dibelakang itu
dan kita mesti melewati kesulitan itu untuk sampai kepada kemudahan
tersebut.kita yang mudah menyerah dan putus asa,bukankah tuhan telah melarang
kita untuk menyerah dan berputus asa tetapi mengapa kita tetap juga sering
melakukan hal tersebut,satu kali melakukan sesuatu kebaikan dan kemudian belum
berhasil sudah berpikir aku tidak akan berhasil dan lebih baik aku menyerah,anggapan
itu adalah seratus persen salah,karena tuhan telah melarang kita untuk menyerah
dan berputus asa dan itu berarti tuhan ingin kita terus berharap padaNya meski
kita gagal berkali-kali dalam melakukan sesuatu karena mungkin dia sedang
menguji kita dan kita harus sabar dalam menghadapinya karena rencana tuhan
selalu berakhir dengan kebaikan dan bila itu belum baik bersabrlah berarti itu
belum akhir,bukankah semua hamba akan diuji olehNya.
Sebenarnya masih banyak sekali
hal-hal yang ingin saya bahas pada postingan kali ini,namun karena ada banyak
hal yang mungkin kurang mendukung,akan kita lanjutkan pada postingan
selanjutnya dan saya berharap ini kurang bermanfaat untuk para pembaca dank
arena kurang pembaca akan menambahkan lagi dan ingin membaca postingan saya
lagi,hehehe….
Wassalam…..
Langganan:
Postingan (Atom)


