Selasa, 17 Maret 2015

BERPRASANGKA BAIK YUUUKK..



      Sungguh indah hidup ini jika saja kita selalu berprasangka baik atau yang sering kita sebut dengan berpikir positif terhadap kehidupan ini,yaitu berprasangka baik kepada Tuhan,diri sendiri dan orang lain.tentunya kita pasti akan lebih sering berbahagia daripada bersedih hati sebab hal-hal yang kita alami dan lakukan semuanya adalah berawal dari apa-apa yang kita pikirkan,jika kita ingin damai maka pikirkanlah hal-hal yang mendamaikan,jika kita ingin merasa bahagia maka pikirkanlah hal-hal yang membahagiakan dan apapun yang ingin kita alami dan rasakan maka kita harus pertama kali memikirkannya.apa yang kita pikirkan akan menentukan perkataan,perkataan kita akan menentukan perbuatan/tindakan,perbuatan akan menentukan kebiasaan,dan kebiasaan menentukan bagaimana karakter kita,dan sudah jelas karakter juga ditentukan oleh dari apa yang kita pikirkan jadi marilah kita mengisi pikiran-pikiran kita dengan sesuatu yang baik-baik atau positif saja,agar kita bisa membentuk karakter yang baik juga..insyaaallah..
          Kita akan membahas tiga macam prasangka baik tadi,yaitu berprasangka baik kepada tuhan,diri sendiri dan orang lain.
1.Berprasangka baik kepada tuhan
                   Ketika kita sedang mengalami masalah yang sulit,orang yang berpikiran negatif cendrung berpikiran bahwa tuhan tidak perduli lagi dengan dia dan tuhan memberikan dia masalah untuk menyiksa dirinya serta orang tersebut pesimis menghadapi hal tersebut menganggap tidak ada jalan keluar baginya.beda halnya denga orang yang berpikiran positif atau berprasangka baik disaat sedang menghadapi suatu masalah yang sulit,mereka tetap bisa tersenyum karena mereka tahu tuhan mengizinkan mereka menghadapi masalah tersebut karena mereka mampu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi,bukankah tuhan tidak menguji hambaNya diluar batas kemampuannya.justru orang yang berprasangka positif berpikir tuhan memberikan masalah itu karena tuhan ingin memberikan hadiah atau sesuatu yang lebih baik bagi kehidupan mereka,bukankakh tuhan pernah mengatakan sesudah kesulitan akan ada kemudahan dan satu lagi bahwa Tuhan itu sebagaimana prasangka hambanya.jadi marilah kita hanya memasukkan pikiran yang baik atau selalu berprasangka baik kepada tuhan dalam keadaan apapun.

2.Berprasangka baik kepada diri sendiri
                   Sebagian dari kita sering merasa minder disaat melihat apa yang kita miliki atau dapatkan tidak sebaik seperti apa yang orang lain miliki.merasa marah kepada diri sendiri karena tidak sebaik atau seberuntung orang lain yang lebih baik dari kita,jangan dimarahi terus diri anda itu kasihan.kita tidak harus lebih baik dari semua orang kita itu hanya harus lebih baik dari diri kita sendiri dan selalu memperbaiki diri.disaat orang melakukan suatu pekerjaan dengan sangat baik namun kita melakukan kesalahan dalam pekerjaan itu padahal sudah berupaya sebaik mungkin,jangan marahi diri kita,maafkan diri dan tersnyumlah lalu katakan aku pasti bisa melakukannya dengan lebih baik lagi,sama halnya ketika kita merasa nasib kita tidak seberuntung orang lain yang kita lihat,wajar saja jika kita merasa minder tapi jangan sampai membuat kita merasa sedih,kecewa dan meratap namun sebaliknya kita harus selalu berpikir positif terhadap diri kita,disaat minder katakana pada hati kita aku memang tidak memiliki apa yang dia miliki tapi aku bisa berbahagia karena setiap kita memiliki kesempatan yang sama untuk berbahagia yang diawali dengan bersukur kepada Tuhan dan menerima diri kita apa adanya,karena kita begitu berharga.

3.Berprasangka baik kepada orang lain
                   Ketika kita berpikiran buruk mengenai seseorang sering terjadi sesuatu kondisi yg membuat memperkuatkan pemikiran kita mengenai orang itu benar-benar begitu,dan kita baru menyadari bahwa apa yang kita pikirkan mengenai keburukan orang itu sebenarnya tidak benar.sering orang-orang mengatakan kalau kita berpikir baik terus mengenai orang lain kalau kita tertipu bagaimana,?memang kita perlu waspada terhadap seseorang yang baru kita kenal tapi bukan berarti kita boleh berprasangka buruk mengenai orang itu,jika kita menemui seseorang berada dalam sebuah kesalahan,bukan berarti kita boleh memvonis orang tersebut bersifat buruk seperti itu,bisa jadi dia tidak menyadari kesalahannya ataupun melakukan  kesalahan karena factor lain yang diapun sebenarnya tidak ingin melakukan perbuatan yang salah itu.seharusnya kita sebagai saudara seiman atau sesama manusia mendo’akannya supaya kebaikan menimpa dirinya bila dia tidak sadar akan kesalahannya semoga dia disadarkan oleh Allah yang maha kuasa.apalagi orang tersebut orang yg telah lama kita kenal bahwa orang itu baik.berprasangka buruk terhadap orang lain juga bisa memecahkan persaudaraan atau memutuskan tali sillaturrahim dan sebaliknya jika kita sebagai manusia saling berprasangka baik insyaallah sillaturrahim akan terjalin dengan erat dan indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar