Selasa, 03 Maret 2015

bagaimana kita menyikapi keinginan ?






          Keinginan merupakan salah satu kodrat manusia sebagai ciptaan Tuhan,tidak ada satupun manusia yang tidak memiliki keinginan apapun didalam hidupnya.keinginan manusia sangatlah banyak dan tidak terhingga banyaknya,tidak pernah habis serta terus selalu bertambah sesuai perkembangan zaman.jika sudah terpenuhi satu keinginan akan timbul keinginan lainnya yg lebih besar dan lebih baik menurut orang yg meninginkannya itu.Pertanyaannya apakah ada yang salah dengan keinginan?jawabannya tentu tidak ada,tidak ada yg salah dengan keinginan jika keinginan itu tidak merugikan pihak lain.bahkan keinginan itu wajib selalu dimiliki oleh setiap bahkan keinginan itu harus besar sekali dan lebih baik tentunya,bukankah sebaik-baik manusia adalah yang menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin.bisakah kita membayangkan jika dari dulu tidak ada yang menginginkan sesuatu yang besar bahkan keinginan dianggap tidak masuk akal pada zamannya,tentu tidak akan ada sarana-sarana seperti apa yg kita nikmati  pada zaman modern ini seperti pesawat,computer,mesin-mesin teknologi,alat-alat dan media komunikasi dan lain sebagainya.

                Kita sebagai manusia sejak kita masih anak-anak sampai tua memiliki tak terhingga banyaknya keinginan dalam hidup kita,dan keinginan yg selalu berubah-ubah sesuai dengan kondisi kehidupan kita masing-masing.namun dibalik banyaknya keinginan itu terdapat banyak kejadian-kejadian yg miris terjadi karena tidak tercapainya salah satu keinginan manusia,disinilah sering terletak masalah yang banyak dialami oleh manusia.Kita memang harus memilki keinginan atau impian yang besar-besar,bahkan ada seorang motivator sekaligus pengusaha dan penulis buku menyatakan bahwa ‘’kalau impian kita besar berarti kita percaya kalau Allah Maha besar,dan kalau impian kita remeh-temeh saja berarti kita meremehkan kemampuan Allah”,jadi sebagai hamba tuhan yang beriman kita juga harus memilki keinginan yg besar-besar namun dalam konteks kebaikan tentunya misalnya kita ingin menjadi orang yg kaya raya agar kita bisa membantu orang banyak,menyantuni fakir miskin dan anak yatim,membiayai majelis ilmu dan hal-hal bermanfaat lainnya.
            Ketika satu keinginan kita belum tercapai atau sesuatu terjadi tidak seperti apa yang kita inginkan,sebagian dari kita sering mudah menyerah,putus asa dan bahkan menganggap bahwa tuhan tidak adil.padahal Allah sangat menyayangi hamba-hambanya dan tidak ingin kita merasa menderita melainkan ada rencanaNya yg lebih indah untuk kita,bukankah “ sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” yang itu berarti ketika kita mengalami kesulitan tuhan sudah mempersiapkan kemudahan yang ada dibelakang itu dan kita mesti melewati kesulitan itu untuk sampai kepada kemudahan tersebut.kita yang mudah menyerah dan putus asa,bukankah tuhan telah melarang kita untuk menyerah dan berputus asa tetapi mengapa kita tetap juga sering melakukan hal tersebut,satu kali melakukan sesuatu kebaikan dan kemudian belum berhasil sudah berpikir aku tidak akan berhasil dan lebih baik aku menyerah,anggapan itu adalah seratus persen salah,karena tuhan telah melarang kita untuk menyerah dan berputus asa dan itu berarti tuhan ingin kita terus berharap padaNya meski kita gagal berkali-kali dalam melakukan sesuatu karena mungkin dia sedang menguji kita dan kita harus sabar dalam menghadapinya karena rencana tuhan selalu berakhir dengan kebaikan dan bila itu belum baik bersabrlah berarti itu belum akhir,bukankah semua hamba akan diuji olehNya.
            Sebenarnya masih banyak sekali hal-hal yang ingin saya bahas pada postingan kali ini,namun karena ada banyak hal yang mungkin kurang mendukung,akan kita lanjutkan pada postingan selanjutnya dan saya berharap ini kurang bermanfaat untuk para pembaca dank arena kurang pembaca akan menambahkan lagi dan ingin membaca postingan saya lagi,hehehe….
  Wassalam…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar